PENGUMUMAN

Keputusan Menteri ESDM Nomor 1772 k/20/MEM/2018 tentang Besaran Biaya Pokok Pembangkitan PT PLN (Persero) tahun 2017 dapat diunduh disini.

31 Juli 2017

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Hadiri the 5th PEIC BIMP-EAGA dan Workshop Energi Terbarukan

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Alihuddin Sitompul menghadiri rangkaian pertemuan the 5th Power and Energy Infrastructure Cluster (PEIC) dalam kerangka kerjasama sub-regional ASEAN yaitu Brunei Darussalam - Indonesia - Malaysia - the Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) serta Workshop Energi Terbarukan dan kunjungan teknis yang berlangsung pada tanggal 26-28 Juli 2017 di Bintulu, Serawak, Malaysia.

Dalam sambutan pembukaan, PEIC Chairman Leonido J. Pulido, menjelaskan hasil utama PEIC ke-4 yang berlangsung tanggal 27 Juli 2016 di Manado, Indonesia, yaitu: studi proyek interkoneksi listrik lintas negara, pengembangan proyek energi terbarukan, listrik perdesaan, dan promosi program efisiensi dan konservasi energi. Leonido mengharapkan melalui workshop dan pertemuan para peserta dapat berbagi ide, pengetahuan dan pengalaman mengembangkan listrik perdesaan melalui pemanfaatan energi terbarukan yang tersedia secara lokal.

Selanjutnya Stephen Rundi Anak Utom, Minister for Utilities Sarawak, mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi yang menempuh perjalanan panjang untuk tiba di Bintulu. Ia menyampaikan bahwa melistriki masyarakat merupakan pekerjaan yang sangat menantang dan dilakukan dengan usaha terbaik. Stephen mendorong dinamika BIMP-EAGA mampu menciptakan hasil yang konkrit melayani masyarakat di perdesaan dan khususnya perbatasan masing-masing negara BIMP, dan sekaligus memastikan relevansinya dengan pengembangan jangka panjang untuk ASEAN.

Stephen menyambut baik proyek interkoneksi antara Serawak – Kalimantan Barat yang diinisiasi oleh kedua entitas bisnis (Serawak Energy Berhad dan PLN) dan didukung oleh kedua pemerintahan telah resmi beroperasi komersial satu setengah tahun sejak Januari 2016. Ia mengharapkan keberhasilan proyek ini bukanlah proyek tunggal, namun sejumlah inisiatif proyek interkoneksi yang layak dilakukan dapat didorong realisasinya dan mengharapkan dukungan mitra semacam Asian Development Bank (ADB). Proyek ini sebagai model yang dapat diduplikasi untuk interkoneksi yang layak implementasi di masa mendatang.

Dalam workshop di hari Rabu (26/7), Kepala Sub-Direktorat Kerjasama Ketenagalistrikan Afrizal menyampaikan paparan tentang “Electrify Indonesia by the Frontiers”. Judul ini mengemuka untuk mengakomodasi Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo yaitu “Membangun Indonesia dari Pinggiran denga Memperkuat Daerah-Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan”.

Selanjutnya pertemuan ke-5 Power and Energy Infratsructure Cluster (PEIC) BIMP-EAGA berlangsung pada hari Kamis (27/7) dibuka oleh Leonido J. Pulido. BIMP-Facilitation Center (FC) melaporkan hasil penting pertemuan PEIC ke-4 yang berlangsung pada 27 Juli 2016 di Manado, Indonesia, tentang prioritas koneksi listrik dalam wilayah masing-masing negara BIMP (enclave) dan pra-studi kelayakan interkoneksi listrik lintas batas, dan sejumlah proposal inisiatif kerjasama yang akan dilakukan.

Kegiatan terakhir dalam rangkaian pertemuan tersebut adalah meninjau proyek listrik perdesaan menggunakan Solar Home System (SHS) di Rumah Irai, Bintulu. Akses ke Rumah Irai hanya dapat dilakukan dengan perjalanan dua jam menggunakan speedboat dari Kota Bintulu ke arah hulu Sungai Binyo Sebauh. Delegasi disambut oleh tuan rumah Irai dengan baik dan tuan rumah membagi pengalamannya yang memberi tanggapan positif atas program Sarawak Alternative Rural Electrification Scheme (SARES) yang mampu menyediakan listrik 24 jam secara off grid dengan PLTS Terpusat sehingga masyarakat yang berada diplosok dapat menikmati listrik dengan harga yang terjangkau dan mudah operasionalnya. (RBS/AMH)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan