PENGUMUMAN

Materi Peluncuran Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Bidang Energi pada Sub Bidang Ketenagalistrikan dapat diunduh di sini: disini.

22 Mei 2017

Lewat Gerakan Potong 10 Persen, Masyarakat Diajak untuk Hemat Energi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan penghematan energi melalui kampanye ‘Potong 10 Persen’. Gerakan yang diluncurkan 15 Mei 2016 lalu ini digalakkan kembali secara serentak di tiga kota yakni Denpasar, Balikpapan, dan Makassar pada Minggu (21/5). Acara di masing-masing kota diisi dengan berbagai acara seperti talkshow, jalan santai, fun bike, dan hiburan.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja yang hadir di Denpasar menyampaikan penjelasan tentang pentingnya perilaku Hemat Energi. "Kalau masyarakat hemat menggunakan energi sebesar 10%, hal itu akan mengurangi biaya pembangunan pembangkit listrik sekitar Rp 18 triliun. Ini usaha yang luar biasa untuk bangsa kita," tutur Wiratmaja. Ia mengatakan bahwa sejalan dengan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei dimanfaatkan sebagai momentum kebangkitan energi di Indonesia.

Turut mendampingi Wiratmaja sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian ESDM, salah satuya Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Agoes Triboesono. Kementerian ESDM sendiri saat ini mempunyai tagline Energi Berkeadilan. Kampanye hemat energi Potong 10% ini diharapkan menjadi salah satu upaya mewujudkan energi berkeadilan tersebut.

Hemat listrik sendiri bisa dilakukan dengan cara sederhana. Seperti mematikan peralatan elektronik jika tak dipakai, mengoptimalkan penggunaan kertas, menutup lemari pendingin dengan rapat, maupun mengatur pendingin ruangan pada suhu yang sesuai. "Secara mudah dapat dilakukan dengan cara 3M yaitu mematikan, memilih dan mencabut," kata Direktur Konservasi Energi Farida Zed di Makassar. "Mematikan semua benda yang berhubungan dengan listrik saat tidak digunakan. Memilih lampu atau alat elektronik yang hemat energi. Kemudian mencabut stacker dari saat sudah tidak digunakan," tegasnya.

Berbagai komponen masyarakat turut hadir memeriahkan kegiatan yang dikemas dalam bentuk funbike dan funwalk ini. Mmulai dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), jurnalis, netizen, blogger, asosiasi, Kementerian/Lembaga, Badan Usaha/BUMN, berbagai komunitas, akademisi, hingga masyarakat umum hadir di tiga kota tersebut. Gerakan ini akan dilanjutkan di DKI Jakarta, Banten, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Lampung. Kementerian ESDM berharap seluruh komponen masyarakat tidak berhenti pada kegiatan kampanye saja, namun diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan menjadi gaya hidup. Jika dilakukan secara masif, maka kedaulatan energi dapat segera terwujud. (PSJ)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan