PENGUMUMAN

21 September 2016

Sulsel Akan Miliki PLTB Terbesar di Indonesia

PLN dan perusahaan Denmark sepakat menjalin kerja sama sektor energi terbarukan. Kerja sama ini berupa pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga angin atau bayu (PLTB) dengan total kapasitas sebesar 60 Mega Watt (MW) di wilayah Sulawesi Selatan. Ini merupakan kapasitas terbesar PLTB terbesar di Indonesia. "Nantinya akan ada 21 turbin dengan masing-masing kapasitas sebesar 3,5 MW, yang secara total menghasilkan listrik kurang lebih sebesar 60 MW. Untuk konstruksi diharapkan selesai pada akhir 2017," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, di Copenhagen, Denmark, Senin (19/9) seperti diberitakan republika.co.id.

Penandatanganan kerja sama tersebut antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero yang dilakukan oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri dengan dengan Direktur Equis untuk Indonesia Tim Russell berupa Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA). Sementara untuk konstruksi dan penyediaan turbin di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, akan dilakukan oleh perusahaan asal Denmark Vestas Wind System. Rini menjelaskan, dalam kerja sama yang membuahkan investasi di Indonesia tersebut, pemerintah tidak mengeluarkan pembiayaan untuk proyek energi terbarukan itu. Saat ini, instalasi dan konstruksi masih murni dari investasi asing.

Proyek PLTB di Sulawesi Selatan akan menjadi proyek PLTB terbesar yang diharapkan membuka jalan bagi lebih banyak investasi dalam bidang energi terbarukan guna mendukung target pemerintah Indonesia menghasilkan 35.000 MW energi tambahan sekaligus meningkatkan porsi energi terbarukan hingga 23 persen dalam total bauran energi nasional. Saat ini, porsi energi terbarukan di Indonesia masih berkisar 5-6 persen, sementara pemerintah pada tahun 2015 menyatakan mengurangi emisi karbon hingga 29 persen di tahun 2030. "Untuk kedepannya, dan kita sudah melakukan pembicaraan dengan mereka, mungkin kami akan bisa untuk membuat towernya. Kami tidak mengeluarkan biaya sama sekali, jadi PT PLN membuat komitmen untuk membeli listriknya," kata Rini.

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan