PENGUMUMAN

13 Oktober 2016

Pameran Kelistrikan dan Simposium IBEA Kembali Digelar

Ditjen Ketenagalistrikan turut berpartisipasi dalam Pameran Kelistrikan dan Simposium Indonesia Best Electricity Award (IBEA) 2016 yang diselenggarakan di Birawa Assembly Hall, Bidakara Hotel Jakarta (13/10). Acara yang digagas oleh Listrik Indonesia ini berlangsung dua hari pada 13-14 Oktober 2016.

Dalam pameran ini, Ditjen Ketenagalistrikan menampilkan inovasi pelayanan publik seperti registrasi Sertifikat Laik Operasi (SLO) online yang masuk menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun ini. SLO merupakan standar kelaikan instalasi tenaga listrik sesuai aturan yang berlaku. Setiap instalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki SLO. Melalui registrasi SLO online, SLO yang awalnya diterbitkan dalam waktu tujuh hari kini bisa dipercepat menjadi paling lambat tiga hari. Selain SLO online, ditampilkan pula informasi mengenai Program 35.000 MW, Sistem Informasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SI SKTTK), dan kebijakan terbaru di sektor ketenagalistrikan.

Pameran Kelistrikan tahun ini merupakan yang ketujuh kalinya digelar sejak penyelenggaraan pertama tahun 2010 di Jakarta. Kemudian berturut-turut penyelenggaraan dilakukan di Palembang (2011), Batam (2012), Surabaya (2013), Jakarta (2014), dan Surabaya (2015). Sementara itu, Indonesia Best Electricity Award (IBEA) 2016 dilaksanakan untuk kedua kalinya sejak tahun lalu. IBEA merupakan ajang penghargaan bagi pelaku usaha ketenagalistrikan yang memberikan dampak positif bagi insfrastruktur ketenagalistrikan Indonesia.

Ketua panitia penyelenggara Ario Subijoko menyampaikan bahwa penjurian IBEA 2016 dibagi menjadi tujuh kategori, yakni The Best Independent Power Producer Company (IPP), The Best Operation & Maintenance Company, The Best Engineering, Procurement & Construction Company (EPC), The Best Electrical Support & Services Company, The Best Innovation Electricity Company, The Best Environmentally Concerned Company, dan Special Awards. Ario mengatakan dalam rangkaian kegiatan dua hari ini digelar pula simposium yang wajib diikuti lima besar peserta dari tiap kategori untuk penentuan juara terbaik.

“Tahapan penjurian dimulai sejak Juli 2016,” Ario menjelaskan. Ia kemudian memaparkan tahapan penjurian yang dimulai dari pengiriman penawaran mengikuti seleksi pada 521 perusahaan kelistrikan di Indonesia. Dari jumlah tersebut, tersaring 115 peserta untuk ketujuh kategori yang dilombakan. Setelah itu, dilakukan penjurian hingga tersisa 50 perusahaan yang layak mengikuti seleksi tahap berikutnya.

“Yang lolos kemudian hanya 37 perusahaan dan telah mempresentasikan inovasinya pada Dewan Juri,” ujar Ario. Ia kemudian melanjutkan, “Hasil penilaian akhir akan ditentukan oleh simposium hari ini dan besok (14/10). Penganugerahan IBEA 2016 diselenggarakan esok malam mulai pukul 19.00.”

Menutup laporannya, Ario mengapreasiasi Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, Dewan Energi Nasional, dan PT PLN (persero) yang telah mendukung terselenggaranya Pameran Kelistrikan dan Simposium Indonesia Best Electricity Award (IBEA) 2016. (AMH)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan