PENGUMUMAN

Penghargaan Subroto Keselamatan Ketenagalistrikan 2019 dapat diunduh disini.

 

RUPTL PT PLN (Persero) 2019 - 2028 dapat diunduh disini.

Paparan Diseminasi RUPTL PT PLN (Persero) 2019 - 2028 dapat diunduh disini.

Kepmen ESDM Nomor 55 K/20/MEM/2019 tentang Besaran Biaya Pokok Pembangkitan PT PLN (Persero) Tahun 2018 dapat diunduh disini.

 


08 Maret 2019

Kementerian ESDM Bangun Penerangan Jalan Sepanjang 1.500 km

Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus berupaya memberikan akses energi secara merata ke seluruh pelosok Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan menerangi jalan - jalan di kabupaten dan desa dengan membangun Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS). PJU-TS merupakan lampu penerangan jalan yang menggunakan tenaga cahaya matahari sebagai sumber energi yang terintegrasi dengan baterai. Dari tahun 2016 hingga 2018, Kementerian ESDM sudah membangun 30.000 unit PJU-TS sehingga jalan pedesaan sepanjang 1.500 km tidak lagi gelap di malam hari. PJU-TS tersebut dibangun di 200 Kabupaten/Kota yang tersebar di Indonesia.

Keberadaan PJU-TS ini membantu pengembangan pembangunan suatu daerah menjadi lebih bergairah. "Bayangkan begitu panjangnya 1.500 km, setara pulau Jawa mulai dari Anyer hingga Panarukan dibangun penerangan jalan. Dan PJU-TS ini lebih banyak dinikmati oleh saudara-saudara kita yang sebelumnya hidup dalam kegelapan, sehingga dengan terangnya jalan-jalan di desa, kemananan masyarakat bisa meningkat," ujar Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana yang didampingi oleh Dirjen EBTKE Fx Sutijastoto dalam Konferensi Pers PJU-TS, Jumat (08/03) di Gedung Kementerian ESDM Jakarta.

Sutijastoto juga menambahkan bahwa hingga akhir tahun 2019 masih ada pembagian 21.000 unit PJU-TS untuk menerangi jalan sepanjang 1000km. "Untuk mendukung pengembangan pembangunan suatu daerah tertentu, masih ada yang fasilitas umumnya kurang memadai, seperti belum adanya penerangan jalan. Maka semaksimal mungkin kita anggarkan untuk PJU-TS," ujar Sutijastoto.

Lebih lanjut juga disampaikan mengenai cara pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial melalui energi berkeadilan yaitu menerangi rumah tangga yang sama sekali belum memiliki akses listrik dengan pengadaan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE). LTSHE merupakan program pemerintah yang pembagiannya dilakukan secara gratis dan difokuskan bagi perdesaan yang terisolir dan sulit dijangkau jaringan PLN. Dari tahun 2017 hingga 2019 Kementerian ESDM menargetkan akan melistriki 350.000 rumah tangga melalui program LTSHE. Hingga tahun 2018, LTSHE sudah dibagikan ke sekitar 250.000 rumah tangga sehingga target pada tahun 2019 ini adalah sebanyak 100.000 LTSHE lagi yang akan dibagikan ke masyarakat. (UH)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan