PENGUMUMAN

Materi Peluncuran Pedoman Penghitungan dan Pelaporan Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Bidang Energi pada Sub Bidang Ketenagalistrikan dapat diunduh di sini: disini.

05 Maret 2018

Dalam Tiga Bulan, 20 Regulasi Penghambat Investasi Ketenagalistrikan Dicabut

Dalam tiga bulan terakhir, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah mencabut 20 (dua puluh) peraturan sub sektor ketenagalistrikan yang menghambat investasi. Peraturan tersebut terdiri atas 14 (empat belas) Peraturan Menteri dan 6 (enam) Keputusan Menteri ESDM. Pada tahap pertama (22 Januari) telah dilakukan pencabutan terhadap 11 (sebelas) regulasi, tahap kedua (5 Februari) telah dicabut 4 (empat) regulasi, dan tahap ketiga (12,19,dan 26 Februari) dicabut 5 (lima) regulasi. Secara total regulasi sektor ESDM yang telah dicabut adalah 90 (sembilan puluh) regulasi dan 96 (sembilan puluh enam) sertifikasi/rekomendasi/perizinan.

Kebijakan pencabutan regulasi ini menurut Jonan sesuai arahan Presiden Joko Widodo  yang meminta setiap kementerian dan lembaga (K/L) untuk menyederhanakan regulasi sehingga mempermudah izin investasi di dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Ignasius Jonan pada konferensi pers, Senin (5/3) di kantor Kementerian ESDM. Jonan selanjutnya meminta masing-masing sub sektor termasuk ketenagalistrikan untuk segera mensosialisasikan kepada stakeholder dan masyarakat.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy N Sommeng menjelaskan bahwa peraturan-peraturan yang dicabut dimaksudkan untuk memangkas birokrasi. "Salah satu aturan adalah untuk memperlancar dweling time pemindahan inspeksi dari border ke postborder " ungkap Andy.  Selain itu regulasi ketenagalistrikan yang telah dicabut antara lain terkait standardisasi klasifikasi produk peralatan listrik.
Sebagai informasi, Menteri ESDM telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pemberlakukan Wajib Standar Nasional Indonesia di Bidang Ketenagalistrikan. “Diharapkan keselamatan ketenagalistrikan dapat semakin baik karena peralatan kelistrikan telah sesuai dengan standard dan dibuat di Indonesia,” papar Andy. Selanjutnya penghapusan regulasi disebut Dirjen Ketenagalistrikan juga untuk memperjelas pengklasifikasian produk peralatan tenaga listrik sehingga lebih mudah dalam pengawasan.

Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019
Terkait tarif listrik, Jonan menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan menaikkan tarif listrik pada tahun ini hingga tahun 2019. “Bahwa daya beli masyarakat harus tetap dipertahankan sekurangnya pada level sekarang, kalau bisa meningkat,” ungkap Jonan.

Selanjutnya Menteri ESDM menyampaikan bahwa saat ini tengah disusun Peraturan Pemerintah terkait harga batubara untuk kelistrikan nasional, sehingga tarif listrik tidak mengalami perubahan. "Dalam waktu dekat akan diumumkan," ungkapnya. (PSJ)

Pelayanan Ditjen Gatrik

 

Website Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan by Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan